TAKUT (2)

Setelah definisi TAKUT dibahas sebelumnya, kali ini saya hadirkan kembali takut yang lebih takut.

“Ini malam Jum’at Kliwon, jangan keluar rumah ya Nak ! Karena Kuntilanak, Genderuwo an semua dedemit pada keluar buat nyari mangsa. Makanya tinggal di rumah aja”. Kalimat ini pada jaman dulu sering didengar anak-anak dari mulut orang tuanya buat menakut-nakuti anaknya agar tidak keluar rumah di malam hari.

Takut seperti ini membuat anak-anak menjadi hilang “keberaniannya” dan membuat keterbatasan ruang gerak anak-anak dan menyempitkan pola fikirnya.

“Jangan lupa pake helmnya, di pertigaan sering ada razia. Kalo nggak pake helm, paling dikit dua ratus lima puluh ribu melayang. Sayang khan ?Coba kalo buat beli kerupuk, berapa banyak teman-teman bisa ikut menikmatinya ….!” kata Kakak kemaren sore waktu aku mau jalan-jalan.

Akhirnya aku pake helm karena takut ama razia. Nah, ini sebuah takut juga. Hanya saja, takut seperti ini kurang pada tempatnya. Bagaimana tidak ? Pake helm hanya karena takut ama razia, bukan karena sesuai dengan keperluan dan kepentingannya. Ntar, kalo nggak ada razia pasti deh tuh helm nggak di pake. Berarti jadi timbul “keberanian” dan hilanglah takut itu tadi.

JANGAN TAKUT MEMPROSES ORANG INI BESERTA "GANDENGANNYA"

“Begini Yus, kalo bosen di tahanan, boleh lah jalan-jalan ke Bali asal ada “tip” nanti bisa di atur. Bisa di permak wajahmu agar nggak ada yang tahu kalo kamu sedang nonton Tenes.” kata si A-lan pada Gayus yus yus.

Biar ketahuan juga, toh Gayus nggak takut-takut amat.Sekarang pamornya lagi turun karena kalah seksi ama Melinda walau duit negara jauh lebih banyak Gayus yang ambil beserta yus yus-nya dan Gayus-pun bersyukur pada setan yang telah menjaganya selama ini. Nah lho…!

Besok-besok mau di sambung lagi, sekarang pengen istirahat dan takut mati lampu ntar ndak sempet publish.

17 Tanggapan

  1. betul sekali, takut akan sesama apa gunanya…. masa dengan sesama aja takut dengan setan gk takut,, gimana itu “KEBIJAKAN PEMERINTAH, HARUS KUAT DAN JUJUR DUNGK DALAM MEMPROSES MASALAH INI”

  2. ngelihat foto gayus kebayang teman saya yang sudah beli domain dotcom tapi gak diurus… apa yang ditakutkan ya?

  3. Aku berusaha menghilangkan rasa takut dalam diriku meskupun perasaan itu meledak2. Tapi syukur sampai sekarang aku masih bisa menghilangkan dalam diriku.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  4. Setahun jumialely [dot] com, dengan penuh penghargaan saya ucapkan Terima Kasih karena sahabat sudah pernah Menorehkan jejak cinta di rumah maya saya. I love You

  5. Iyach nich, kita tidak boleh akan rasa takut itu.
    Proses ajah dengan sebaik-baiknya, jangan sampai kasus kayak gini terulang kembali apa lagi ” NEGARA KITA ADALAH NEGARA HUKUM ” jgn Takut, Ok ? Terima kasih Infonya ?

  6. tadi saya takut ga kebagian tempat disini mas, oh ya anak anak jangan ditakut-takutin loh, takutnya nanti malah nakuti nakutin kita pake topeng😀

  7. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Yusami…

    Setuju dengan isu takut yang ditulis dalam posting ini. Ketakutan kepada sesuatu yang tidak jelas buktinya, bisa menghilang keberanian yang sepatutnya dimiliki manusia.

    Yang sepatutnya ditakuti manusia adalah Allah Yang Maha Perkasa. Tetapi yang sebaliknya berlaku. Lebih takut kepada makhluk halus, malah berkawan dengan setan lagi.. seperti contoh Gayus di atas.

    Mudahan kita bisa belajar untuk meletakkan takut pada tempat yang sepatutnya. Jika tidak kita dinamakan orang yang zalim.

    Alhamdulillah, hingga setakat ini tidak pernah takut untuk masuk ke ruang maya mas Yusami.😀

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.

  8. updateeeeeee.. hihih

  9. saya kadang takut…tapi saya beranikan karena saya yakin saya benar…harusnya pemerintah juga begitu…kalau takut…jadi terkesan gak benar…heheee

    salam🙂

  10. Sama Gayus aja takut, takut itu hanya pantas kita layangkan kepada Allah SWT. Kalau kita tidak takut pada-Nya, berarti kita bukan seorang manusia yang pantas berada di sisi-Nya. Salam kenal dari saya,nice post!!!

  11. takut….

  12. sekarang ndak ada yang takut sama kuntilanak, mas yusa. ketakutannya hanya satu, sama kpk, hehe …

  13. Wah, nunggu sambungannya besok ya?

  14. Yang paling saya takuti: mas yusa gak ngeblog lagi. He he he !

  15. […] Pak Budi, Pak Akhta, Pak Yusman, Pak Bayu, Pak Wowos yang membidani lahirnya kegiatan SALAM GAGAH ini. Mereka semua adalah blogger […]

  16. kok pada ngomongin takut ini….
    hehehe… saya gak takut, saya cuma takut kalau nikmmat sehat ini kecabut,
    hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: