FONT ‘S

 

Membaca postingan saudara Eddy tentang

“Cara Menambahkan Jenis Font Atau Memperbanyak Jenis Font “ membuatku terusik kembali buat cari-cari fonts dan mendownloadnya . Beberapa waktu lalu sebenarnya sudah terinstall fonts yang menarik hasil kreasi banyak kreatifator yang memperkaya seni.

Saya yakin, anak saya pasti menyukai beberapa font yang telah saya download karena saya amati dia sering menggunakan banyak font yang unik pada kliping-kliping yang dibuatnya.

Ternyata asyik juga menulis dengan variasi font walau terlihat diriku ini menjadi “kekanakan”. Hihihi….

Tapi tidak mengapa, yang penting bagiku memuaskan hasrat…..(hihi…tidak puasa ya…) dan membantu sang buah hati untuk senang belajar menulis menggunakan komputer sebagai pengenalan terhadap teknologi, dan tidak hanya selalu berkutat dengan game.

(mohon maaf jika tulisan kali ini tidak nampak seluruhnya apabila font belum sempat saya install seluruhnya di kompi anda)

Iklan

…………….?

 

hari ini…. aku tertidur pulas di tengah hari

sampai-sampai tak kudengar adzan dzuhur

walau-pun di dalam bersit-an hati

ah…… benar-benar aku telah kehilangan diriku

saat ini “aku” bukanlah aku

terombang ambing di lautan tanpa bertepi

tanpa angin bertiup walau hanya semilir

harapan-pun kini telah sirna

hingga waktu membangunkanku untuk terlepas dari belenggu pulas.

………………………………………..(5 Ramadhan 1433 h)

TUAN RUMAH BERMURAH HATI (Sebuah catatan pertandingan TIMNAS U-22)

TIMNAS…….SANG GARUDA MERAH PUTIH.

Bertempat di stadion utama Riau, didukung oleh ribuan penonton, Garuda Muda dengan “ramah” memberikan satu-satunya GOL kepada TIMNAS Australia sebagai tamu. Mungkin inilah karakter bangsa yang sangat ramah tamah kepada para Turis yang sering diperlihatkan bangsa Indonesia, tanpa terkecuali Tim Garuda Muda U-22 yang di bawah asuhan MR. Aji S yang berhalangan hadir di pinggir lapangan mendampingi anak asuhnya.

Benarkah ini sebuah “kemurahan hati” TIMNAS kita ? Benarkah ini karakter bangsa kita ?

Penilaian pribadi saya sebenarnya menyangkal ini. Bagaimana tidak ? Bang Anas yang selalu tersenyum menghadapi permasalahan dengan KPK, ya… karena bukan masalah dirinya sih…? Itu masalah rekannya dan beliau baru pemberi keterangan apapun yang diperlukan KPK untuk titik terang masalah HAMBALANG, atau masalah apapun……selalu optimis dan tersenyum karena adanya dukungan yang kuat dari kesebelasannya. Inilah sebuah contoh yang harus ditiru TIMNAS U-22, yaitu saling mendukung dan bekerja sama sebagaimana yang telah dicontohkan Bang Anas. Apabila dilakukan dengan benar, kita tidak akan menjadi pecundang tentunya. Jangan meniru Nazarrudin….? Dia memang ahli “berlari” namun karena menggiring bola sendirian, toh akhirnya kalah juga. Strategi hanya mengandalkan Andik yang diberikan acungan jempol oleh David Beckham ketika sempat berhadapan dengannya, tentulah bukan strategi jitu. Bagaimana tidak ? TIMNAS Australia khan di lapangan sebuah kesebelasan. Tidak akan mudah khan..? Seperti yang sudah di contohkan Nazarrudin itu lho…..gagal khan….!

Mungkin ini sebuah evaluasi bagi Bang Aji Santoso, supaya partai selanjutnya, pertandingan selanjutnya, merah putih bisa berkibar dengan gagah dan garuda bisa mengangkasa dengan bangga. Kerjasama dan disiplin pemain sangatlah perlu ditunjukkan. Kemampuan individu pemain kita tidaklah kalah jauh, dan strategi tentunya sangatlah diperlukan.

Saya bukan ahli dibidang ini, namun keinginan melihat Tim Indonesia bermain bagus dan menjadi tim yang disegani di Asia, dan keinginan menyaksikan lagu Indonesia Raya membahana di Final AFC, membuatku tergelitik untuk beropini.

Karakter……mental yang kuat dan kerjasama penuh disiplin harus dimiliki Tim kita.

Semangat…..semangat……semangat……! Kita belum kalah, masih ada pertandingan yang harus dihadapi agar kita lolos kualifikasi ini. Semoga…!