• Sahabat yang Sedang Singgah

  • Blog Stats

    • 55,548 hits
  • Klik tertinggi

    • Tidak ada
  • Komentar Terbaru

    nur hikmah di PERBAIKAN ERROR 5200 MX32…
    sari di PERBAIKAN ERROR 5200 MX32…
    puskesmas di PERBAIKAN ERROR 5200 MX32…
    Ginseng Kianpi Pil di FONT ‘S
    Ricalinu di SEPAK BOLA KAPAN KITA BISA NON…
  • BELAJAR MENULIS

  • smadav

    smadav antivirus indonesia
  • blogger Ampah

    ziddu blogger kalteng
  • Arsip

  • Meta

  • RSS IPTEK

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • Februari 2018
    S S R K J S M
    « Mar    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728  
  • Kalender Islam

  • MP3 KAJIAN ISLAM

  • Iklan

KORUPTOR “PENJAHAT” BIASA

Ini hanya kejadian di dunia yang sedang saya buat, yaitu dunia simpel dan amat simpel sebagaimana cara berfikir saya yang masih simpel dan pengennya yang simpel-simpel aja.

Namun dunia yang sedang saya rekayasa ini akan menjadi dunia diluar kendali saya ketika dunia ini akan bergeser nantinya sesuai dengan pergeseran lempeng dasar laut dunia saya ini.

Saya belum pernah belajar tentang hukum dan sangat berharap tidak dihukum karena hari ini menyenggol tentang hukum walau hanya di dunia saya saja. Mengingat selebriti di dunia saya saat ini sudah merambah bidang korupsi ATAU lebih tepatnya koruptor telah menjadi selebriti, maka sudah sepantasnya saya selaku pemilik dunia ini membuat produk hukum  baru yang akan memberikan efek jera pada para koruptor tanpa melanggar hak azasi para koruptor itu sendiri.

Akhirnya saya putuskan dengan mudah bahwa hukuman yang pantas bagi para koruptor adalah berpatokan pada hukuman terhadap maling ayam, seperti yang pernah terjadi di kampoeng saya yaitu sebuah districk di dunia yang saya buat ini. Hukuman bagi maling seekor ayam dengan berat 2 kg, adalah dipukul massa sampai babak belur dan di tahan (di buui) selama 3 bulan. Berdasarkan pada hukum ini, maka saat ini harga 1 kg ayam adalah Rp. 23.000,00 sehingga untuk 2 kg ayam menjadi Rp. 46.000,00 . Sehingga hukuman yang sepantas-pantasnya bagi koruptor tinggal kita hitung berapa banyak hasil korupsinya lalu bagi dengan Rp. 46.000,00 dan kalikan dengan 3 bulan. Nah , dengan demikian kita semua jadi tahu berapa bulan akan mendekam dalam bui seorang koruptor itu. Jangan lupa, terlebih dahulu harus melalui tahap dipukul massa sampai babak belur terlebih dahulu. Simpel kan…?

Ini hanya untuk tinjauan kalangan terbatas, tidak boleh melibatkan para ahli hukum maupun kalangan civitas academika. 

Iklan