…………….?

 

hari ini…. aku tertidur pulas di tengah hari

sampai-sampai tak kudengar adzan dzuhur

walau-pun di dalam bersit-an hati

ah…… benar-benar aku telah kehilangan diriku

saat ini “aku” bukanlah aku

terombang ambing di lautan tanpa bertepi

tanpa angin bertiup walau hanya semilir

harapan-pun kini telah sirna

hingga waktu membangunkanku untuk terlepas dari belenggu pulas.

………………………………………..(5 Ramadhan 1433 h)

Iklan

PERKASA AWARD 2010

Bertepatan dengan Hari Bapa di Malaysia, pada tanggal 20 Juni 2010 saya mengucapkan selamat Hari Bapa kepada Bunda Siti Fatimah Ahmad yang telah berkenan memberikan Award Perkasa ini sebagai penguat jalinan Silaturrahmi sesama Blogger yang berada di Indonesia dan Malaysia.  Alhamdulillah, hari ini saya bisa pasang Award ini dengan ucapan beribu-ribu terima kasih kepada Bunda Siti fatimah Ahmad.

Berkenaan dengan Hari Bapa di Malaysia ini dan pemberian Award ini, membuat saya teringat akan Ayahanda di Tanjung Pandan Belitung, Propinsi Babel. Sekian tahun Ananda belum bisa pulang buat menjenguk Ayahanda, berbungkah-bungkah rindu dendam yang kian menggumpal di dalam dada. Namun apalah daya, kesibukan dan berbagai faktor penyebabnya sebagai penghalang untuk sebuah pertemuan yang mengharukan. Terlebih, kadang kabar dari para Kakanda yang memberitakan kurang sehatnya Ayahanda semakin membuat gejolak hati ini bagaikan benturan ombak pada karang-karang di lautan.

Berkaitan dengan Award ini, saya berdoa, kiranya Allah SWT berkenan memberikan kesempatan kepada saya dan Ayahanda tercinta untuk bertemu dalam suasana yang menggembirakan dan penuh kasih sayang dan kecintaan. Semoga saat seperti itu masih diberikan kepada saya, Amin yaa Robbal Aaalamiin.

Ampah, 23 Juni 2010

==================================================================================

1 Syawal

di atas batu hitam

kurebahkan tubuhku beralaskan tangan

menatap langsung bintang gemintang

semilir angin laut menebarkan aroma khasnya

deburan ombak bersahutan suara takbir

lamat..lamat…menelusuri setiap rongga hati

tiada cahya rembulan malam ini

namun…..

isilah cahya-Mu disetiap raga dan jiwaku

———————————————————————————————————

Ikutan : PUISI CINTA SATU BAITZ

———————————————————————————————————